Tips Hebat yang Harus Diketahui Untuk Lulus Proposal Penelitian

Tips to Successfully Pass a Research Proposal

Tips Hebat yang Harus Diketahui Untuk Lulus Proposal Penelitian

Tips to Successfully Pass a Research Proposal

Penelitian adalah sala satu kewajiban dosen dalam Tridarma Perguruan Tinggi. Dalam sebuah penelitian tentunya memerlukan pendanaan yang tidak sedikit. Untuk mendapatkan pendanaan tersebut, seorang dosen harus mengirimkan proposalnya yang kemudian di review oleh seorang reviewer. Maka sayang sekali apabila proposal penelitian kita tidak mendapatkan bantuan pendanaan karena hal yang sepele. Artikel ini membahas tips bagi peneliti dan penelitian yang tepat agar lulus seleksi proposal baik secara administratif ataupun substansi dari sudut pandang reviewer

  1. Rekam Jejak Ketua Pengusul
    Sebagai langkah awal dalam menilai proposal penelitian, reviewer akan melihat rekam jejak ketua pengusul. Ketua pengusul yang memiliki sejumlah publikasi di jurnal internasional akan memberikan bobot yang lebih besar pada proposal penelitian tersebut.
    Selain itu, publikasi di jurnal nasional juga akan menjadi pertimbangan penting bagi reviewer. Selain publikasi, keberhasilan dalam menerbitkan buku juga dapat menunjukkan kemampuan akademik pengusul dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.
  2. Relevansi Usulan Penelitian terhadap Bidang Fokus, Tema, dan Topik RIRN
    Dalam menilai proposal penelitian, reviewer juga akan memerhatikan sejauh mana usulan penelitian tersebut relevan dengan bidang fokus, tema, dan topik RIRN (Riset, Inovasi, dan Riset Nasional). Kemampuan pengusul untuk mengaitkan usulan penelitian dengan arah kebijakan nasional dalam riset dan inovasi akan menjadi pertimbangan penting bagi reviewer.
  3. .Kualitas dan Relevansi Tujuan, Permasalahan, State of the Art, Metode, dan Kebaruan Penelitian
    Proposal penelitian yang baik harus menggambarkan dengan jelas tujuan penelitian, permasalahan yang akan dipecahkan, kajian literatur terkini (state of the art), metode yang akan digunakan, dan kebaruan penelitian yang diusulkan. Reviewer akan menilai kualitas dan relevansi dari seluruh aspek di atas, sehingga penting bagi dosen pengusul untuk menjelaskan secara terperinci dan meyakinkan mengenai hal-hal tersebut.
  4. Keterkaitan Usulan Penelitian terhadap Hasil Penelitian yang Didapat Sebelumnya dan Rencana Kedepan (Roadmap Penelitian)
    Proposal penelitian yang baik harus menunjukkan keterkaitannya dengan hasil penelitian yang telah didapatkan sebelumnya. Selain itu, proposal penelitian juga harus memiliki rencana kedepan (roadmap) yang jelas untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut setelah proposal tersebut diterima. Reviewer akan mempertimbangkan sejauh mana usulan penelitian mampu mengisi celah pengetahuan dari penelitian sebelumnya dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan bidang penelitian yang relevan.
  5. Kesesuaian Kompetensi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas
    Proposal penelitian harus mencerminkan kesesuaian kompetensi tim peneliti dengan tujuan dan metode penelitian yang diusulkan. Reviewer akan menilai apakah setiap anggota tim peneliti memiliki keahlian yang relevan dan bagaimana pembagian tugas dilakukan untuk mencapai tujuan penelitian. Oleh karena itu, penting bagi dosen pengusul untuk menjelaskan dengan jelas kompetensi masing-masing anggota tim peneliti dan bagaimana tugas akan dilakukan secara efektif.
  6. Luaran Penelitian Buku
    Selain jurnal dan publikasi lainnya, luaran penelitian berupa buku juga menjadi pertimbangan penting bagi reviewer. Kemampuan pengusul untuk menghasilkan buku yang berkualitas tinggi dan bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan akan meningkatkan nilai proposal penelitian.
  7. Kewajaran Metode Tahapan Target Capaian Luaran Wajib Penelitian
    Proposal penelitian harus memiliki metode yang jelas dan terstruktur untuk mencapai target capaian luaran yang telah ditetapkan. Reviewer akan menilai kewajaran metode tahapan yang diusulkan dan bagaimana penelitian tersebut akan mendukung pencapaian luaran wajib yang telah ditetapkan.
  8. Kesesuaian Target TKT (Tingkat Kesiapan Teknologi)
    Dalam menilai proposal penelitian, reviewer juga akan mempertimbangkan kesesuaian target TKT (Tingkat Kesiapan Teknologi). Proposal penelitian harus menunjukkan sejauh mana penelitian tersebut dapat menghasilkan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan teknologi yang siap digunakan.
  9. Kesesuaian Jadwal Penelitian
    Proposal penelitian harus memiliki jadwal yang memadai dan realistis untuk mencapai tujuan penelitian. Reviewer akan menilai kesesuaian jadwal penelitian tersebut dengan kompleksitas dan lingkup penelitian yang diusulkan.
  10. Kekinian dan Sumber Primer Pengacuan Pustaka
    Proposal penelitian harus mencerminkan kekinian dan mengacu pada sumber-sumber primer yang relevan dalam pustaka. Pengusul penelitian harus memastikan bahwa referensi yang digunakan adalah sumber-sumber terbaru dan berkualitas tinggi untuk mendukung kebaruan dan akurasi penelitian yang diusulkan.
  11. Dukungan Kerjasama Penelitian
    Proposal penelitian harus mencerminkan adanya dukungan kerjasama penelitian dengan pihak lain yang memiliki kompetensi dan sumber daya yang relevan.
    Reviewer akan menilai sejauh mana kerjasama penelitian tersebut dapat mendukung keberhasilan penelitian yang diusulkan.

Dengan mengikuti tips di atas, para dosen memiliki peluang yang lebih besar untuk lulus reviewer proposal penelitian. Perhatikan setiap aspek yang menjadi fokus penilaian reviewer dan pastikan proposal penelitian Anda memenuhi standar yang ditetapkan.
Saksikan lebih lengkap dan jelas dengan video dibawah.

Selamat mencoba dan semoga sukses!

Salam,
Dini Mariani

No Comments

Post A Comment