Pemanfaatan Kulit Pisang untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat

Buku Monograf: Olahan pisang Mas

Pemanfaatan Kulit Pisang untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat

Program pengabdian masyarakat dosen: Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengolahan kulit pisang mas. Temukan potensi antioksidan kulit pisang untuk kesehatan dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Di tengah kehidupan yang serba cepat saat ini, institusi pendidikan memiliki peran penting yang melebihi batasan kampus mereka. Salah satu aspek yang sangat penting adalah keterlibatan dengan masyarakat, juga dikenal sebagai “Pengabdian Kepada Masyarakat”. Ini merujuk pada praktik ilmiah dan teknis lembaga pendidikan tinggi yang secara langsung berinteraksi dengan masyarakat, memperlihatkan keahlian para pendidik. Komitmen ini tidak hanya terbatas pada dosen, tetapi juga melibatkan mahasiswa, memberikan mereka kesempatan untuk belajar dan bekerja bersama masyarakat.

Keterlibatan dengan masyarakat adalah misi fundamental dari perguruan tinggi, yang memerlukan dukungan dari seluruh komunitas akademik. Ini membutuhkan konsep yang matang, strategi, dan program komprehensif. Di Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, pedoman pengembangan masyarakat menekankan pentingnya inisiatif terkait kesehatan dan kebijakan berbasis bukti hasil penelitian yang luas dan berorientasi ke depan.

Dalam kerangka ini, sebuah penelitian menarik telah dilakukan oleh Dosen di Politeknik Kesehatan Kementerian Tasikmalaya yaitu: Apt. Rani Rubiyanti, M.Farm, Dr. Imat Rochimat SKM., MM dan Apt. Nooryza Martihandini, M. Farm, yang mengeksplorasi potensi antioksidan dalam kulit pisang, khususnya varietas “Musa acuminata Colla”. Studi ini berhasil menunjukkan efektivitas antioksidan dalam kulit pisang, yang dapat membuka peluang untuk mendukung ekonomi masyarakat luas. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat pada tahun 2022  dilaksanakan dengan judul “Upaya Peningkatan dan Pelatihan Pengolahan Keripik dan Teh Kulit Pisang sebagai Makanan Kaya Antioksidan di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya – Jawa Barat” . Kegiatan inijuga dibantu oleh mahasiswa sebagai bagian dari pembelajaran dalam pengabdian kepada masyarakat.

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan makanan untuk meningkatkan imunitas tubuh dengan memanfaatkan potensi antioksidan dari kulit pisang. Demonstrasi mengenai produksi keripik dan teh kulit pisang disajikan melalui video pembelajaran dan pertanyaan evaluasi, memastikan aksesibilitas dan pembelajaran berkelanjutan bagi masyarakat.

Kulit pisang, yang sering dianggap sebagai limbah, mengandung antioksidan yang berharga. Dengan produksi pisang yang mencapai jutaan ton setiap tahunnya, volume kulit pisang yang terbuang juga meningkat. Namun, aktivitas antioksidan yang dimiliki kulit pisang memberikan peluang untuk mengubah limbah tersebut menjadi produk yang bernutrisi. Dengan memanfaatkan potensi antioksidan kulit pisang, masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.

Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya berusaha memenuhi kewajibannya dalam melayani masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dengan menggabungkan prinsip-prinsip “Tridharma Perguruan Tinggi” dan fokus pada pendidikan, penelitian, dan pelayanan masyarakat, institusi ini bertujuan untuk memberikan dampak positif pada masyarakat.

Program pengabdian kepada masyarakat di Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya menekankan pentingnya memberdayakan masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan inisiatif nyata. Dengan memanfaatkan potensi antioksidan kulit pisang, program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, mempromosikan kewirausahaan melalui pelatihan, dan berkontribusi pada perekonomian lokal. Melalui upaya kolaboratif, kita dapat membuka jalan menuju masyarakat yang lebih sehat dan tangguh.

Untuk informasi lebih lengkap tentang kegiatan pengolahan kulit psang dalam program pengabdian masyarakat ini, dapatkan bukunya di ” Buku Monograf : Olahan Kulit Pisang Mas Kaya Antioksidan” , penulis Apt. Rani Rubiyanti, M.Farm, Dr. Imat Rochimat SKM., MM dan Apt. Nooryza Martihandini, M. Farm, Penerbit deepublish (CV Budi Utama, Yogyakarta) yang bisa di dapatkan di https://deepublishstore.com/shop/buku-olahan-kulit-pisang/

Olahan pisang Mas

Reference:

Rubiyanti et.al., (2023). Buku Monograf: Olahan Kulit Pisang Mas Kaya Antioksidan Deeppublish. Yogyakarta, 2023.

https://ejurnal2.poltekkestasikmalaya.ac.id/index.php/emass/article/view/153

No Comments

Post A Comment