Apa itu CBT dan Mengapa Calon Mahasiswa Perlu Mengetahuinya?

Apa Itu CBT Dan Mengapa Calon Mahasiswa Perlu Mengetahuinya

Apa itu CBT dan Mengapa Calon Mahasiswa Perlu Mengetahuinya?

Selamat datang di ImatDini.com! Pada artikel ini, kami akan membahas tentang Computer Based Test (CBT) dan mengapa calon mahasiswa perlu memahaminya secara mendalam. CBT merupakan singkatan dari Computer Based Test yaitu sistem pengerjaan soal ujian yang dilakukan melalui komputer. Mari kita jelajahi langkah-langkahnya dengan lebih rinci.

CBT telah menjadi hal yang umum di kalangan mereka yang sudah terbiasa dengan ujian. Namun, bagi calon mahasiswa baru yang belum pernah mengalami CBT, mungkin masih banyak yang bertanya-tanya tentang apa itu CBT dan bagaimana ujian masuk dilakukan melalui CBT. Secara sederhana, CBT adalah sistem ujian di mana peserta mengerjakan soal-soal ujian menggunakan komputer. Pendekatan ini bertujuan untuk meminimalisir kecurangan, mengurangi biaya pelaksanaan ujian, serta mengurangi penggunaan kertas dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan ujian. Bagi penyelenggara ujian, CBT sangat membantu dalam mempercepat proses penilaian dan mengurangi kesalahan yang mungkin terjadi, karena semua pengerjaan dilakukan secara otomatis oleh komputer. Setelah ujian selesai, jika soal ujian berbentuk pilihan ganda, hasilnya dapat langsung diperoleh. Hal ini memberikan manfaat kepada peserta ujian, karena hasil ujian tidak dapat dimanipulasi, karena semuanya tercatat secara akurat di server.

Hampir semua ujian masuk ke Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan menggunakan sistem CBT. Bagi calon mahasiswa, ujian masuk dilakukan melalui CBT. Pagi tadi, penulis menjadi pengawas ujian masuk CBT, dan bagi mereka yang belum terbiasa mengerjakan soal dengan CBT, berikut ini adalah garis besar langkah-langkahnya:

  1. Peserta disediakan satu komputer per orang dengan login username dan password yang berbeda.
  2. Sebelum memulai ujian, peserta akan menjalani sesi ujicoba untuk mengenal format soal dan tata cara menjawab.
  3. Saat pelaksanaan ujian, peserta akan mengerjakan soal-soal sesuai dengan waktu yang ditentukan. Jangan khawatir jika terjadi mati lampu atau hilang sinyal secara tiba-tiba, karena jawaban peserta tetap akan terekam di server, sehingga peserta tidak perlu mengulang kembali.
  4. Selama pelaksanaan ujian, alat tulis seperti kertas dan pensil tetap disediakan untuk keperluan perhitungan dan catatan tambahan.
  5. Setelah waktu ujian selesai, secara otomatis soal akan tertutup dan peserta tidak akan bisa menjawab lagi.

Perlu diingat:

– Jangan membuka laman atau situs lain di komputer selain halaman ujian, karena hal ini dapat terdeteksi sebagai potensi kecurangan dalam sistem.

– Soal-soal dalam CBT diacak atau mungkin memiliki berbagai paket soal, sehingga setiap peserta akan mendapatkan soal yang berbeda untuk setiap nomor. Jadi, hindari melihat ke sana kemari atau mencoba melihat soal peserta lain.

Terakhir, sangat disarankan untuk datang maksimal setengah jam sebelum ujian dimulai. Hal ini akan memberikan peserta waktu yang cukup untuk bersantai dan beradaptasi dengan lingkungan ujian menggunakan sistem CBT. Jangan lupa untuk mengikuti dan mempelajari semua pedoman yang diberikan oleh penyelenggara ujian.

Kesimpulan, Jangan khawatir dan takut dengan CBT. Hasil proses rajin dan tekun belajar lebih objektif apabila dinilai menggunakan CBT. Sukses buat peserta ujian…

Kesimpulannya, jangan khawatir atau takut dengan sistem CBT. Proses belajar yang rajin dan tekun akan lebih objektif dalam penilaian ketika menggunakan CBT. Kami mengucapkan sukses untuk semua peserta ujian!

CBT= Computer based test

No Comments

Post A Comment